
Tulang Bawang Barat, q-koko.site — Ratusan warga Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, secara resmi menyatakan penolakan terhadap operasional usaha Karaoke Diva yang dinilai meresahkan lingkungan.
Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan keberatan yang ditandatangani oleh warga serta diketahui dan disahkan oleh Kepalo Tiyuh Marga Kencana. Surat itu kemudian ditujukan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dinas perizinan, serta pihak kepolisian Polres Tulang Bawang Barat, dengan tuntutan agar segera dilakukan penutupan usaha tersebut.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kesepakatan bersama setelah berbagai keluhan sebelumnya tidak mendapat respons yang memadai.
“Surat penolakan ini bukan lagi sekadar keluhan lisan. Kami bersama warga telah menyusun surat pernyataan keberatan yang ditandatangani bersama dan diketahui kepalo tiyuh dengan cap resmi. Ini bentuk sikap kolektif kami terhadap keberadaan Karaoke Diva yang selama ini sudah berulang kali kami ingatkan untuk ditutup,” ujar perwakilan warga, Sabtu (4/4/2026).
Warga menilai, aktivitas usaha karaoke yang berlokasi di Suku 05 tersebut telah mengganggu ketenangan, khususnya pada malam hari. Suara musik dengan volume tinggi hingga larut malam disebut mengganggu waktu istirahat masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.
Selain itu, lokasi usaha yang berada di tengah permukiman padat penduduk juga dianggap tidak tepat. Aktivitas keluar-masuk pengunjung hingga larut malam memicu kekhawatiran akan terganggunya keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Ini bukan sekadar gangguan biasa. Kami merasa tidak dihargai sebagai masyarakat yang tinggal di sini. Keluhan sudah berkali-kali disampaikan, tetapi hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak terkait,” tambah warga.
Dalam dokumen tersebut, warga juga menegaskan bahwa persoalan ini bukan isu sepihak, melainkan keresahan kolektif masyarakat. Mereka mendesak adanya ketegasan dari pihak berwenang, khususnya Satpol PP dan instansi terkait lainnya.
Warga mengingatkan, jika tidak ada tindakan tegas dalam waktu dekat, dikhawatirkan akan memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
“Jika tidak ada tindakan, potensi konflik bisa semakin meluas. Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Karaoke Diva maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.(Ali A)
