Kamis, April 9

Warga Resah Suara Bising Sat Pol PPTubaba Tutup tempat Hiburan Karaoke Diva

 

Tulang Bawang Barat, q-koko – Pemerintah Daerah kabupaten Tulang Bawang Barat kerahkan puluhan personil Anggota satuan Polisi pamong praja (sat-pol -pp) untuk mendatangi tempat usaha hiburan karaoke Diva Rk5 tiyuh marga kencana kecamatan Tulang bawang Udik kabupaten setempat menindak lanjuti keresahan warga lingkungan

Kegiatan monitoring sat pol pp kabupaten tubaba tersebut melibatkan berbagai unsur Dinas PTSP, pihak polsek tumijajar melalui perwakilan dan Pihak Babinsa,masyarakat lingkungan dan pihak terkait lainnya

Kasat pol pp kabupaten tubaba Barmawi SH. mengatakan bahwa kehadiran pihaknya beserta puluhan anggota personil sat pol pp kabupaten tubaba di lokasi tempat usaha hiburan karaoke Diva tersebut menindak informasi adanya gejolak keluhan dari warga soal suara bising

“kita malam ini melakukan monitoring  memastikan apakah masih beroperasi atau tidaknya warga lingkungan menolak dan mintak pemerintah untuk melakukan di penutupan karena keberadaan tempat usaha hiburan karaoke Diva ini di anggap mengganggu warga saat mau istirahat pada malam hari,tegas Barmawi pada rabu (8/4/2026) malam

Kasat pol pp Barmawi kembali menegaskan selain dalam agenda monitoring tersebut pihaknya telah memberikan surat secara resmi kepada pihak pengelola ataupun pemilik usaha hiburan karaoke Diva sesuai desak-kan sebanyak 97 warga lingkungan yang tanda tangan di ketahui oleh kepalo tiyuh setempat

“kita tidak melarang bagi siapapun pihak yang ingin berusaha harus taat aturan jangan sampai ada gejolak di masyarakat seperti ini intinya pada dasarnya untuk mengantisipasi hal- hal yang tidak di inginkan usaha ini di tutup sementara selama urusan dengan masyarakat lingkungan belum beres. Tukasnya

Hal senada juga dikatakan Kepala Bidang PTSP, kabupaten Tubaba.Samsudin, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang berkembang di masyarakat, termasuk yang telah sampai ke pimpinan daerah.

“Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menyangkut kenyamanan warga. Aspirasi masyarakat sudah disampaikan, termasuk dalam bentuk pernyataan tertulis,” ujarnya.

Meski demikian, samsudin menegaskan bahwa keputusan terkait penutupan usaha tidak sepenuhnya berada pada kewenangan pihaknya, melainkan melibatkan peran pemerintah tiyuh dan masyarakat setempat.

“Perlu ada kesepakatan bersama. Kami mendorong komunikasi antara pihak terkait agar persoalan ini dapat diselesaikan secara baik,”

dalam agenda tersebut hadir juga sejumlah perwakilan dari masyakarat lingkungan mereka meminta agar tempat usaha karaoke Diva tersebut dapat di tutup secara permanen

“kami atas nama perwakikan warga memintak tempat ini di tutup meski suara bising yang keluar dibenahi kami mengungunkan di tutup karena tamu yang keluar masuk meresahkan warga lingkungan sini,”pungkasnya

hingga berita ini kembali di terbitkan pihak pengelola usaha hiburan Karaoke Diva tiyuh marga kencana kecamatan tulang bawang udik kabupaten tubaba belum berhasil di komfirmasi terakit soal adanya keluhan warga lingkungan yang mendesak agar usaha tersebut segera di tutup lantaran menggangu warga saat mau istirahat pada malam hari.(Ali A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *