Selasa, Maret 10

TNI POLRI

Mabes Polri bongkar kasus penyebaran data elektronik di situs BKN

Mabes Polri bongkar kasus penyebaran data elektronik di situs BKN

TNI POLRI
Jakarta, Q-Koko.Site, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar kasus ilegal akses dan penyebaran data elektronik milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada suatu situs.Dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji mengatakan bahwa pengungkapan itu merupakan hasil koordinasi pihaknya bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) usai mengetahui adanya insiden siber pada sistem elektronik milik BKN.Baca Juga : TNI AL Bahas Masa Depan Hubungan Maritim Indonesia-RusiaHasil penyidikan pun menunjukkan bahwa tersangka memiliki inisial BAG (25) dan merupakan seorang guru honorer di Banyuwangi, Jawa Timur. Tersangka BAG diketahui melakukan i...
TNI AL Bahas Masa Depan Hubungan Maritim Indonesia-Rusia

TNI AL Bahas Masa Depan Hubungan Maritim Indonesia-Rusia

TNI POLRI
Jakarta, Q-Koko.Site, Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Laut (Asintel KSAL) Laksamana Muda Akmal, membahas masa depan hubungan bilateral Indonesia-Rusia sebagai negara maritim dalam acara seminar internasional yang digelar di Jakarta, Selasa (24/9/2024).Pada kesempatan tersebut, Akmal menjelaskan hubungan antara Indonesia-Rusia telah berkembang secara signifikan, berakar pada kepentingan bersama sejak 1950-an, khususnya dalam kerja sama maritim.Baca Juga : Gerak Cepat TNI dan Kemlu Soal Situasi di Lebanon dan Pemulangan WNITerlebih, lanjutnya, kedua negara tersebut menempati posisi maritim yang strategis. Indonesia menjadi pemain penting di Asia Tenggara sedangkan Rusia menegaskan pengaruhnya di Artik dan Pasifik. “ Keamanan maritim merupakan landasan pertahanan n...
Gerak Cepat TNI dan Kemlu Soal Situasi di Lebanon dan Pemulangan WNI

Gerak Cepat TNI dan Kemlu Soal Situasi di Lebanon dan Pemulangan WNI

TNI POLRI
Jakarta, Q-Koko.Site, Merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pascaserangan Israel ke Lebanon. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan TNI gerak cepat akan membahas perkembangan situasi dan terkait pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) di Lebanon.Pertemuan kedua instansi ini direncanakan besok tanggal 26 September 2024. “ Kemenlu RI telah membuat surat undangan ke Mabes TNI dalam rangka pembahasan perkembangan situasi di UNIFIL (Pasukan PBB di Lebanon). Undangan tersebut tertanggal 26 September 2024,” Kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Hariyanto kepada wartawan, Rabu, (25/9/2024). Ia pun memastikan TNI belum mengambil langkah lanjutan karena akan menunggu hasil rapat pembahasan dengan Kemlu. “ Kita tunggu hasil dari pertemuan dengan Kemlu RI, tentang ko...