Selasa, Januari 20

Nazarudin berjanji akan lakukan cek lapangan BUMTi Tiyuh Tirta Kencana.

Tulang Bawang Barat, q-koko.site – Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan adanya pemberitaan tentang carut marut Badan Usaha Milik Tiyuh/desa (BUMT) mulai dari pengunduran pelaksana operasional hingga belum berjalannya usaha yang menjadi Program Kerja BUMTi. Camat Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tubaba berjanji akan turun ke Tiyuh Senin pekan depan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Camat Nazarudin,selain itu camat juga menjelaskan bahwa belum ada secara resmi surat pengunduran diri pelaksana operasional BUMTi,dirinya hanya menerima laporan melalui telepon seluler.

“Iya memang benar Ketua BUMTi itu mengundurkan diri,laporan yang saya terima hanya pesan melalui telpon seluler.Belum ada surat resmi pengunduran diri.”jawab Nazarudin saat di konfirmasi melalui WhatsApp Jumat (14/11/2025).

Camat juga berjanji akan melakukan pengecekan langsung ke Tiyuh,sehingga seluruh kendala-kendala yang menjadi penyebab belum berjalannya BUMTi bisa di ketahui.

“Senin kita akan turun untuk mengkroscek BUMTi Tiyuh itu.”balasnya.

Di beritakan sebelumnya Badan Usaha Milik Desa/Tiyuh di Tiyuh Tirta Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat(Tubaba) diduga carut marut pasalnya hingga saat ini belum juga berjalan.

Hal tersebut di katakan langsung oleh kepalo Tiyuh Amrin Hidayat,meski anggaran sudah di kucurkan kepada BUMTi,namun BUMTi belum berjalan sebagaimana usaha yang akan dilaksanakan,terhambatnya BUMTi tersebut karena saat ini ketua Pelaksana mengundurkan diri beberapa pekan yang lalu.

“Untuk Bumti yang 20% Sudah kita realisasikan ke rekening Bumti senilai Rp 200,000,000.
Namun saat ini Bumtinya sedang di proses, karna ketua bumti telah mengundurkan diri sekitar setengah bulan lewat.”kata Kapalo Tiyuh Tirta Kencana Jumat (14/11/2025).

Bahkan hal tersebut sudah di sampaikan kepada Camat Nazzarudin,camat menyarankan agar di jalani walau ketua pelaksana BUMTi mengundurkan diri.

“Kemarin kita telah menemui kecamatan,
Namun printah pak camat jalani dulu aja.”jelasnya

Amrin juga memaparkan BUMTi Tahun 2025 akan bergerak di peternakan Budi daya Kambing,yang sebelumnya tahun 2024 berusaha di jasa perdagangan yaitu jual beli karet hasil pertanian masyarakat sekitar.Amrin juga menyakinkan bahwa seluruh modal masih mengendap di rekening belum di pergunakan.

“Tahun sebelumnya kita juga kucurkan dana Rp 150,000,000 bergerak di bidang pemodalan jual beli karet yang ada di Tiyuh Tirta kencana,,
Untuk saat ini semua modal tersebut masih mengendap di rekening Bumti.”tegasnya.

Bahkan Amrin menyarankan agar menemui Budi sehingga dapat informasi yang lebih jelas baik regulasi maupun tempat usaha yang telah di rencanakan melalui Musyawarah Tiyuh.(Ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *