Rabu, Januari 21

Program BLT hingga Peternakan Kambing, Tiyuh Mulya Sari Genjot Ekonomi Rakyat

Tulang Bawang Barat, q-koko.site– Tiyuh Mulya Sari, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, memiliki luas wilayah 829,617 hektare dengan jumlah penduduk 1.590 jiwa, terdiri atas 807 laki-laki dan 783 perempuan. Saat ini, tiyuh tersebut membawahi 5 RK dan 16 RT.

Di bawah kepemimpinan Muhammad Jainuri, Pemerintah Tiyuh Mulya Sari terus menggenjot pembangunan dengan program-program prioritas untuk meningkatkan kemajuan dan kemakmuran masyarakat.

Jainuri mengungkapkan, pada 2025 pihaknya telah merealisasikan sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Di antaranya, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta penguatan ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT).

“Pada tahap awal, BUMTiyuh Mulya Sari menyalurkan bantuan 50 ekor kambing dengan sistem anak kandang. Pemerintah tiyuh menyediakan kandang, sementara masyarakat diberikan bibit kambing untuk dipelihara dan dikembangkan. Program ini akan berlanjut ke tahap kedua dengan jumlah ternak yang lebih banyak,” kata Jainuri dalam Podcast bersama JMSI Tubaba di Balai Tiyuh Mulya Sari, Selasa (23/9/2025).

Dari total anggaran sebesar Rp750 juta, sekitar 20 persen atau Rp150 juta dialokasikan untuk BUMT, yang difokuskan pada pengembangan usaha peternakan kambing. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi warga.

Selama empat tahun kepemimpinannya, lanjut Jainuri, banyak program telah dijalankan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia berharap semua program dapat berkesinambungan dan memberi manfaat jangka panjang.

“Untuk program fisik, tahun ini kita melakukan peningkatan jalan lapen menuju TPA, pembangunan keranda makam di Suku 5, perawatan jalan usaha tani, serta pembuatan jalan baru hasil hibah tanah masyarakat. Prinsipnya, kalau jalan bagus maka perekonomian juga akan ikut bagus,” jelasnya.

Jainuri menegaskan tidak ada kendala berarti dalam pembangunan di Tiyuh Mulya Sari. Sebagai kepalo tiyuh, ia berkomitmen mempertanggungjawabkan setiap program demi pelayanan masyarakat.

Ia juga berpesan agar warga dapat memanfaatkan BLT dengan baik, serta bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun.

“Saya berharap masyarakat terus menanamkan semangat gotong royong. Dengan gotong royong, tiyuh akan semakin maju dan makmur,” pungkasnya.