Tulang Bawang Barat, q-kokp.site – Kepala Tiyuh Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Imam Mastur, menyampaikan bahwa sebanyak 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk lansia dan warga jompo miskin ekstrem telah disalurkan secara door to door kepada penerima.
Selain BLT, Pemerintah Tiyuh Mulya Jaya juga terus memperkuat program ketahanan pangan. Tahun 2023 masyarakat menerima bantuan budidaya ikan lele, tahun 2024 berupa 22 ekor kambing, dan tahun 2025 program berlanjut melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT).
“BUMTiyuh akan menjadi pengelola sekaligus penyalur bantuan masyarakat, termasuk dalam bentuk pinjaman untuk kebutuhan pupuk, ternak, hingga budidaya ikan lele yang bisa diakses warga,” ujar Imam Mastur saat berbincang dalam Podcast bersama JMSI Tubaba, Selasa (23/9/2025).
Di sektor ekonomi kreatif, Pemerintah Tiyuh Mulya Jaya juga memberi perhatian khusus pada pembinaan UMKM. “Usaha kecil seperti tempe dan tahu mendapat fasilitasi pengurusan sertifikat halal secara gratis untuk meningkatkan daya saing produk lokal,” jelas Imam.
Lebih lanjut, pemetaan potensi tiyuh juga dilakukan melalui pemeliharaan taman desa sebagai ruang publik bagi masyarakat untuk berkumpul dan bercengkerama.
“Untuk mendukung digitalisasi desa, smart village melalui website desa kini masih dalam tahap perbaikan agar lebih optimal dalam pelayanan informasi,” tambahnya.
Di bidang infrastruktur, tahun 2025 Tiyuh Mulya Jaya memprioritaskan pembangunan jalan usaha tani berbasis padat karya serta perbaikan jalan dengan grader. Langkah ini diharapkan mempermudah akses pengangkutan hasil pertanian sekaligus membuka jalur alternatif.
Pada sektor kesehatan, pemerintah tiyuh juga menganggarkan pengadaan mobil ambulans. Menurut Imam Mastur, langkah ini dilakukan agar warga Mulya Jaya mendapat pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan optimal tanpa hambatan.
Selain itu, warga Mulya Jaya juga berharap Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat membangun balai tiyuh baru. Pasalnya, balai tiyuh yang ada saat ini sudah usang dan berusia cukup tua sehingga tidak lagi memadai untuk menunjang kegiatan masyarakat.(Red)
