Selasa, Januari 20

Tiyuh Mekar Sari Jaya Gelar Rutinan Khotmil Qur’an Dua Kali Sebulan, Wujudkan Semangat Religius dan Kebersamaan

Tulang Bawang Barat, q-koko.site —
Pemerintah Tiyuh Mekar Sari Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat terus menghidupkan kegiatan keagamaan melalui rutinan Khotmil Qur’an yang kini telah menjadi tradisi masyarakat setempat. Kegiatan ini diinisiasi sejak awal masa jabatan Kepalo Tiyuh Alfredo Isnuvandi, dan hingga kini semakin berkembang serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu.

Alfredo Isnuvandi menjelaskan, pada awalnya kegiatan Khotmil Qur’an hanya dilakukan oleh para bapak-bapak sebagai bentuk pembinaan spiritual dan mempererat ukhuwah antarwarga. Namun, seiring berjalannya waktu, kaum ibu juga tergerak untuk ikut serta melaksanakan kegiatan serupa.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bermula dari para bapak-bapak yang sudah berjalan sejak awal saya menjabat. Melihat semangat itu, para ibu pun tidak mau kalah dan kini juga melaksanakan Khataman Al-Qur’an dengan semangat yang sama,” ujar Alfredo.

Menariknya, kegiatan Khotmil Qur’an di Tiyuh Mekar Sari Jaya kini dilaksanakan dua kali dalam sebulan. Khotmil Qur’an bagi bapak-bapak digelar setiap Minggu Pon, sedangkan bagi ibu-ibu dilaksanakan setiap Minggu Pahing. Keduanya dilakukan secara bergiliran dan berkeliling di masjid serta mushola yang ada di tiyuh tersebut.

Untuk pelaksanaannya, Khotmil Qur’an bapak-bapak dimulai sejak setelah salat Subuh hingga selepas Asar, dilakukan dengan cara ngaji bergantian (simak’an). Sementara itu, kaum ibu melaksanakan kegiatan serupa setelah salat Isya hingga pukul 22.00 WIB, dan dilanjutkan kembali pada pagi hari hingga Asar.

“Setiap kegiatan Khotmil Qur’an diakhiri dengan bentuk rasa syukur melalui makan bersama dan tumpengan. Selain mempererat silaturahmi, ini juga menjadi simbol kebersamaan warga Mekar Sari Jaya dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai religius,” tambah Alfredo.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya bentuk ibadah dan dzikir bersama, tetapi juga sarana memperkuat moral masyarakat di tengah derasnya arus modernisasi.

“Kami ingin Tiyuh Mekar Sari Jaya maju tidak hanya secara pembangunan fisik, tapi juga kuat secara spiritual. Dengan rutin mengkhatamkan Al-Qur’an dua kali dalam sebulan, semoga keberkahan senantiasa menyertai seluruh warga,” tutupnya.

Kegiatan rutinan ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang bergema di berbagai masjid dan mushola tiap bulan menjadi penanda bahwa semangat religius dan gotong royong terus hidup di tengah masyarakat Tiyuh Mekar Sari Jaya.(WeHa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *