
Oleh: Redaksi Q-Koko
JAKARTA – Kancah politik nasional kembali diramaikan dengan hadirnya Partai Rakyat Indonesia (PRI), sebuah partai politik nasional religius yang dideklarasikan oleh politisi senior Muhammad Nazaruddin pada 8 Agustus 2025 di Jakarta.
Partai Rakyat Indonesia lahir dengan semangat kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kehadiran PRI juga menegaskan dukungannya terhadap visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045 melalui pelaksanaan Astacita atau Delapan Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto beserta berbagai program prioritas nasional.
Mengusung Ideologi Nasional Religius
Sebagai partai yang mengusung ideologi nasional religius, PRI menempatkan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan sebagai fondasi perjuangannya. Partai ini menekankan pentingnya kemandirian bangsa, ketahanan pangan, pembangunan yang berkeadilan, serta pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, PRI menargetkan pembentukan struktur organisasi secara menyeluruh mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa pada tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi dan pembangunan nasional.
Makna Lambang Partai
PRI mengusung lambang berupa kepala harimau putih yang dikelilingi oleh padi dan kapas. Simbol tersebut memiliki makna filosofis yang kuat.
Kepala harimau putih melambangkan kekuatan, keberanian, serta cita-cita menjadikan Indonesia sebagai “macan dunia” yang disegani dalam percaturan global. Sementara padi dan kapas menggambarkan komitmen terhadap ketahanan pangan, kemandirian sandang, serta kesejahteraan rakyat.
Melalui simbol tersebut, PRI ingin menegaskan orientasinya pada pembangunan nasional yang kuat, mandiri, dan berdaulat.
Struktur Kepemimpinan
Dalam susunan kepengurusan awal, PRI dipimpin oleh:
- Ketua Umum: Muhammad Nazaruddin
- Sekretaris Jenderal: Aditya Yusma
Partai ini menyatakan diri sebagai rumah politik yang terbuka bagi berbagai kalangan masyarakat, mulai dari aktivis, ulama, tokoh masyarakat, pejuang sosial, generasi muda, hingga kelompok yatim piatu yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.
Dukungan terhadap Program Pemerintah
PRI secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap berbagai kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global. Dukungan tersebut antara lain mencakup penguatan perundingan perdagangan internasional, pembangunan sumber daya manusia, percepatan penanganan stunting, serta penciptaan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Selain itu, PRI juga mendukung kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, termasuk melalui partisipasi pasukan penjaga perdamaian dalam kerangka International Stabilization Force (ISF).
Menjadi Rumah Rakyat
Dengan mengusung semangat nasional religius dan komitmen terhadap pembangunan bangsa, PRI menegaskan misinya untuk menjadi rumah rakyat yang inklusif dan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Kehadiran PRI menjadi bagian dari dinamika demokrasi Indonesia yang terus berkembang, sekaligus menambah pilihan bagi masyarakat dalam menyalurkan aspirasi politik menuju terwujudnya Indonesia yang kuat, mandiri, berdaulat, dan sejahtera.
Sumber: ANTARA News, GoNews.co.id, dan Partai Rakyat Indonesia (PRI)
